Yak, saia sudah pulang.
Cepat ya? padahal hari ini adalah jadwal tulisan saia di bantai disidang komite dept. Kuliyah. Lumayan deg-deg ser sih dari semalam. Tapi herannya, makin deg-deg ser, malah makin tenang tidurnya.. *parah, hihi* :p
-
Ini kan sidang kedua ya, setelah sebulan yg lalu itu sidang pertama dengan keharusan memperbaiki banyak hal, termasuk judul yg harus di kecilkan. Judul yg tempo hari itu ternyata lingkupnya terlalu besar. Cocoknya buat tulisan student Phd, bukan student master macam saia, hihihi. Masi terngiang-ngiang sampe sekarang, perkataan ketua sidang komite bulan lalu. "Ga papa sih, kalo kamu mau nulis tentang ini, judulnya bagus. Tapi saran kami, ya jangan bunuh diri lah" haha... Siap pak, saia juga ga mau bunuh diri kok, apapun keputusan sidang, saia ngikuuuut. :D
-
Ya, keputusannya adalah judulnya di minikan lagi lah. Para profesor itu berembug untuk mengasikan judul yang tepat. dan Dapat!!! dan setelah coret sana coret sini, jadilah sebuah tulisan baru. Siap di masukkan kembali ke sidang komite. untuk kembali di bantai (baca:koreksi) dan itu terjadi hari ini. :)
-
Dari semalam, hati sudah deg-deg ser. membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi diruang sidang itu. Akan langsung diterima kah? (yg ini jelas tak mungkin, hihi) Akan dikoreksi seperti bulan lalu kah? (Seru soalnya melihat para profesor itu debat mengenai tulisan saia, hehe) Atau bagaimana?
-
Dari sekian banyak prediksi yg berlompatan liar dibenak sejak malam tadi, tak satupun yang terjadi. Sungguh, Tuhan benar-benar punya cara tersendiri. :)
Dan saia menikmati caraNya. Ya yang penting kan saia juga sudah usaha toh.
1. Sidang kali ini penuh persiapan. Penuh editan. Baik dari segi tulisan maupun kesiapan suasana hati. Berbanding sidang bulan lalu yg memang sangat apa adanya, bahkan tulisan saia pun tak saia baca ketika hendak disidang. Parahnya lagi, yg bulan lalu itu, justru saia tidak tau, kalau ternyata disuruh hadir ke departemen, untuk ngikutin sidang.. *doh!
2. Sidang kali ini, saia datang tepat waktu, datang lebih cepat malah. Saia sudah sampai ketika giliran saia di sidang masih lama. Saia dapat giliran ke tiga, jadi saia bisa lihat bagaimana rupa mereka yang keluar dari ruang sidang itu. Kusut-kusut-senyum ngeliat draft tulisan yg penuh coretan warna-warni. Beda dengan sidang bulan lalu, saia telat 15 menit! giliran pertama pula... ya penyebabnya itu tadi, karena saia ga tau, ternyata saia juga ikutan sidang.. *Hadeh
3. Sidang kali ini unik, saia baru masuk ruang sidang, eeh sudah disuruh keluar lagi.. hihi. kenapa? karena eh karena, tulisan saia masi perlu di edit bahasanya. Katanya, susunan bahasanya kacau. Susunan bahasa arab yg masih sangat indonesia sekali. Plus, saat itu, supervisor saia juga tidak mendampingi karena beliau sedang kurang sehat. jadilah saia hanya berada tak sampai 5 menit didalam ruang sidang itu, hanya menerima tulisan yg sudah dikoreksi oleh beberapa profesor sebagai bahan tambahan. Berbeda dengan Sidang bulan lalu, yg bikin pantat panaaaaaasss karena duduk lama sambil mendengar lontaran-lontaran kritik dan koreksian dari para profesor yang kerasa panjaaang dan tak selesei-selesei...
-
Ya gitu aja sih, sidang tadi. Saia mesti ngedit lagi lah intinya. Memperbaiki susunan bahasa semrawut yang sempat bikin pusing para profesor itu ketika membaca. *maaph pak, maaaph sangat. sekarang juga saia edit, pak... :D* dan kemudian setelah itu, masukkan ke sidang lagiiiii... *gakBolehNgeluh-gakBolehNgeluh-gakBolehNgeluh*
-
Dan inti kejadian hari ini ya, Tuhan punya cara sendiri untuk mengingatkan dan menyelamatkan, dan semoga kita selalu siap untuk menerima segala bentuk caraNya. amin!
Sudah ah, mo ngedit lagi.
wish me Luck, Pals! :)
syaddi haalik ya bint!! Rabbuna yusahhil.
ReplyDeletetengkyu, hotaaay.. Amiin Ya Rabb! :)
ReplyDeleteiia iia.. kamu di maafkan nduuk :p
ReplyDeletesalam sobat
ReplyDeletebenar mba Rin ,kita siap menerima segalanya dengan cara apapun dari Allah swt.
sama nih templatenya dengan saya,suka hitam ya?
@ genial : Makasi paaak.. :p
ReplyDelete@ Mba Nura : iya Mba, mesti siap.. :) sama-sama pake hitam ya mb? iya nih.. sedang suka hitam, mbaa.. :)
wach wach,sebelum ikutan nimbrung koment ijnkan saya ucap lamz knal dulu ya ka....
ReplyDelete@ sibutiz : Salam kenal kembali, tengkyu ya sudah berkenan mampir.. :)
ReplyDelete